Analog Rebellion”: Kenapa Gen Z 2026 Justru Koleksi Kaset, Kamera Film, dan Buku Fisik?
Analog Rebellion: Gen Z 2026 Menolak Hidup Cuma di Dalam Layar Kamu lahir dengan smartphone…
Analog Rebellion: Gen Z 2026 Menolak Hidup Cuma di Dalam Layar Kamu lahir dengan smartphone di tangan. Spotify, Netflix, Kindle. Semua ada. Semua langsung. Tapi pernah nggak sih, abis scroll berjam-jam, kamu ngerasa… hampa? Like, what did I even just consume? Where did the time go? Nah, itulah titik pemberontakannya. Di 2026, ada gerakan diam-diam…
Kamu pernah nggak sih, ngerasa ikut lomba yang nggak ada garis finishnya? Lomba itu namanya “terlihat sukses”. Harus punya mobil baru, liburan ke Eropa, jam tangan mahal, promosi jabatan tiap tahun. Dan mediat lapnya adalah Instagram atau LinkedIn. Tapi di 2025, sesuatu mulai retak. Banyak orang, terutama generasi muda, mulai nanya: Emangnya gue lari buat siapa?…
Gue tanya ya. Dulu waktu lo kerja remote di coffee shop, lo pernah ngerasa aneh nggak? Dikelilingin obrolan bisnis MLM, meeting sales, sama orang ngetik skripsi. Lo sendiri lagi ngelatih AI buat ngebedain foto burung hantu sama burung hantu. Beda banget mindset-nya. Rasanya kaya jadi alien. Tapi di 2025 ini, akhirnya ada jawabannya: ruang kerja komunal yang spesifik….
Lo sadar nggak, akhir-akhir ini justru makin susah fokus? Bukan cuma karena notifikasi media sosial, tapi sekarang ditambah dengan AI. Setiap hari ada saja AI baru yang harus dipelajari, chatbot yang harus di-chat, atau tools yang janjiin bakal bikin hidup lebih efisien. Tapi kok malah makin capek, ya? Rasanya otak kita terus-terusan disetel ke mode…
Lo pernah nggak, mencoba mati-matian buat work-life balance? Kerja sampe jam 5 tepat, lalu matiin laptop dan berusaha “menikmati hidup”. Tapi yang ada, malah merasa bersalah karena mikirin email yang belum dibales, atau justru bengong nggak produktif di jam kerja karena pengen cepat-cepat “hidup”. Gue kasih tau, di 2025, konsep itu udah kuno. Bahkan, ngejar balance itu sendiri…
Lo pernah ngerasain nggak, selesai scroll Instagram atau baca notifikasi berderet-deret, malah jadi lebih capek daripada sebelumnya? Rasanya otak kita lagi di-serang sama informasi. Bukan cuma informasi sih, tapi juga interupsi. Ini bukan saatnya lagi buat digital detox yang ekstrem—siapa yang bisa lepas dari WhatsApp kerjaan selama seminggu?—tapi saatnya buat perang gerilya. Merebut kembali perhatian kita, inch…
Di tahun 2025, gaya hidup semakin cepat, teknologi semakin canggih, dan kesadaran akan kesehatan mental makin tinggi. Tapi satu hal tetap tak berubah: rutinitas pagi (morning routine) masih menjadi kunci utama banyak orang sukses dalam menjalani hari yang produktif dan seimbang. Nah, apa saja sih rahasia pagi mereka? Dan bagaimana kamu bisa menirunya—tanpa harus bangun…
Work-Life Balance: Apakah Masih Relevan di Era Digital? Work-life balance telah lama menjadi topik yang hangat diperbincangkan di kalangan pekerja di berbagai industri. Konsep ini mengacu pada upaya untuk mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, sehingga individu dapat merasa puas dan bahagia di kedua aspek tersebut. Namun, dengan perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup,…
Pengurangan Limbah Plastik di Rumah Tangga Pengurangan limbah plastik di rumah tangga merupakan langkah penting dalam mewujudkan gaya hidup ramah lingkungan. Plastik adalah salah satu bahan yang paling sulit untuk terurai di alam, sehingga penggunaannya perlu dikurangi sebanyak mungkin. Dengan melakukan perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari, kita dapat membantu mengurangi dampak negatif plastik terhadap lingkungan….
Keuntungan Investasi Kripto vs Saham di 2025 Investasi kripto dan saham telah menjadi topik yang hangat diperbincangkan dalam dunia keuangan. Banyak orang tertarik untuk berinvestasi dalam dua aset ini karena potensi keuntungan yang besar. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah mana yang lebih menguntungkan di tahun 2025? Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita bahas keuntungan…