Bugatti Veyron Hidup Lagi Setelah Mati 12 Tahun

Setelah menjadi rongsokan selama 12 tahun, akhirnya Bugatti Veyron rusak karena tercebur ke danau, dihidupkan kembali.

Perbaikan ini dilakukan setelah ditemukannya fakta penipuan dan Veyron itu dibeli pemilik baru. Untuk diketahui, Bugatti Veyron ini pada 2009 silam tercebur ke danau air asin di Texas, Amerika Serikat.

Bugatti Veyron adalah mobil produksi pertama yang mencapai kecepatan maksimum 408 km/j (250 mph). Memang untuk ukuran supercar saat ini, kecepatan itu sudah sangat biasa. Namun, pencapaian Bugatti Veyron pada awal 2000-an adalah sejarah dalam dunia otomotif.

Bugatti didirikan oleh Ettore Bugatti pada 1909. Tujuan pertama pembuatan pabrikan ini adalah membuat mobil dengan mesin terbaik.

Hasilnya, Bugatti berhasil membuat mobil dengan mesin berkualitas, desain cantik, memiliki detail yang unik, dan juga cepat di lintasan sehingga bisa bersaing dalam balapan. Namun, semua itu berubah. Bugatti mengalami banyak hal menyedihkan.

Perang Dunia II melanda Eropa, pabrik Bugatti di Molsheim pun mengalami banyak kerusakan akibat perang, Jean Bugatti yang merupakan putra Ettore meninggal dunia karena kecelakaan mobil (11 Agustus 1939), dan tak berapa lama Ettore juga meninggal dunia pada 21 Agustus 1947.

Kehilagan sosok pentingnya, Bugatti seperti kehilangan arah. Beragam cara dilakukan untuk membangkitkan Bugatti, namun belum berhasil

Melansir Carscoops, ternyata tak lama setelah kecelakaan itu terungkap bahwa insiden ini merupakan penipuan asuransi oleh pemilik Veyron, Andy House. Diklaim bahwa kecelakaan itu terjadi karena ia berusaha menghindari pelikan yang terbang rendah.

Atas hal itu Andy House pun terbukti bersalah pada tahun 2015. Dirinya dijatuhi hukuman satu tahun satu hari kurungan penjara.

Kemudian pada tahun 2019, Ed Bolian tergoda untuk membeli rongsokan Veyron tersebut dengan harga pasaran $300.000 atau Rp 4,2 miliar (Kurs $1=Rp14.313). Sayangnya ia melewatkan kesempatan itu.

Meski begitu, Bolian mengungkapkan bahwa supercar tersebut akhirnya dibeli oleh seorang pria bernama Houston Crosta yang bekerja di Royalty Exotic Cars di Nevada, Amerika Serikat. Pria ini diketahui gemar bermain game slot online uang asli agar cepat kaya raya di MOJOBET89 yang merupakan salah satu situs slot online terpercaya yang paling terkenal.

Diketahui, Crosta merupakan penggemar Bugatti. Ia telah memiliki koleksi supercar Bugatti dan beberapa telah dimodifikasi.

Bahkan ia juga menyimpan sejumlah suku cadang bekas Bugatti dan menggunakannya untuk menghidupkan kembali sebuah supercar.

Bolian mengungkapkan bahwa Crosta membayar hingga $400.000 atau Rp 5,7 miliar untuk membeli Veyron tadi dan mengecatnya kembali dengan warna ungu.

Crosta juga telah mengeluarkan $250.000 atau Rp 3,5 miliar untuk mendapatkan suku cadang asli dari Bugatti.

Saat ini perbaikan mobil sedang berlangsung dan masih ada beberapa kendala, seperti kerusakan sound system Burmester.

Kurang lebih butuh dana $100.000 atau Rp 1,4 miliar untuk memperbaiki komponen itu sebelum Veyron siap dipakai kembali.